Dampak Pertambangan Batu Bara - Marlius Telaumbanua

Berisi Tentang Info Edukasi, Nias dan Hasil Karya

Jumat, 06 Maret 2015

Dampak Pertambangan Batu Bara

Pertambangan Batu Bara | Sumber Foto: fajar.co,id
Saat ini di Kepulauan Nias begitu santer terdengar dengan kandungan batu bara yang ada di beberapa wilayah di Kepulauan Nias. Tentunya hal ini merupakan berita yang tidak kalah penting dan sangat bermanfaat untuk kepulauan Nias karena batu bara itu sendiri mempunyai nilai jual yang cukup fantastastis dan mampu menyerap banyak pekerja sehingga pengangguran berkurang. 

Namunn demikian perlu di kaji secara detil dan mendalam tentang dampak batu bara baik secara positif maupun secara negatif melihat Nias mempunya luas yang sangat kecil. Berikut penjelasan yang penulis coba rangkum dari berbagai sumber tentang batu bara.

Batu bara merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui, dimana mempunyai kegunaan yang sangat banyak dan hampir di seluruh Negara terutama Negara-negara yang mempunyai musim dingin di negaranya. Hal ini secara otomatis membuat orang-orang terutama yang mempunyai konsentrasi di bidang pertambangan sangat antusias dan penuh semangat dalam menjalankan usaha ini. 

Dampak Positif 
Pertambangan batu bara di Indonesia yang tersebar di beberapa wilayah, terutama di daerah Kalimantan yang merupakan salah satu penyumbang batu bara di nusantara dapat menampung warga sekitar untuk di jadikan sebagai tenaga kerja sehingga angka pengangguran berkurang. Hal ini otomatis sangat berdampak pada sisi ekonomi Selain hal diatas, terkait batu bara Sumber wikipedia.com mengatakan Tidak dapat di pungkiri bahwa batubara adalah salah satu bahan tambang yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. 

Indonesia adalah salah satu negara penghasil batubara terbesar No.2 setelah Australia hingga tahun 2008. Total sumber daya batubara yang dimiliki Indonesia mencapai 104.940 Milyar Ton dengan total cadangan sebesar 21.13 Milyar Ton. Hal ini berdampak pada bertambahnya devisa negara dari kegiatan penambanganya. 

Dampak Negatif 
Berbicara tentang batubara pasti kita langsung mengacu pada gas yang di timbulkan oleh kegiatan penambangnya, seperti yang kita ketahui pertambangan batubara terdiri dari 2 jenis pertambangan yang di lakukan di darat juga di lepas pantai. 

Kerusakan lingkungan dan masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh proses penambangan dan penggunaannya. Batubara dan produk buangannya, berupa abu ringan, abu berat, dan kerak sisa pembakaran, mengandung berbagai logam berat : seperti arsenik, timbal, merkuri, nikel, vanadium, berilium, kadmium, barium, cromium, tembaga, molibdenum, zinc selenium, dan radium, yang sangat berbahaya jika dibuang di lingkungan. 

Batubara juga mengandung uranium dalam konsentrasi rendah, torium, dan isotop radioaktif yang terbentuk secara alami yang jika dibuang akan mengakibatkan kontaminasi radioaktif. Meskipun senyawa-senyawa ini terkandung dalam konsentrasi rendah, namun akan memberi dampak signifikan jika dibung ke lingkungan dalam jumlah yang besar. 

Emisi merkuri ke lingkungan terkonsentrasi karena terus menerus berpindah melalui rantai makan dan dikonversi menjadi metilmerkuri, yang merupakan senyawa berbahaya dan membahayakan manusia. Terutama ketika mengkonsumsi ikan dari air yang terkontaminasi merkuri.
Comments

Silahkan berikan komentar sesuai topik.
EmoticonEmoticon