Hardiknas Jangan Hanya Sekedar Rutinitas Tahunan - Marlius Telaumbanua

Berisi Tentang Info Edukasi, Nias dan Hasil Karya

iklan banner

Sabtu, 02 Mei 2015

Hardiknas Jangan Hanya Sekedar Rutinitas Tahunan

Hardiknas merupakan singkatan dari Hari Pendidikan Nasional yang selalu di peringati setiap tahunnya di dunia kependidikan di Negara Republik Indonesia tercinta ini, perayaan Hardiknas tidak pernah terlepas dari upacara di masing-masing instansi pendidikan yang biasanya diselingi dengan pembacaaan pidato Menteri Pendidikan.

3 Semboyan yang selalu di gaungkan setiap perayaan Hardiknas, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo; Ing Madya mangun Karso; dan Tut Wuri Handayani, namun sudahkan dalam dunia pendidikan semboyan itu benar-benar tercapai? ataukah hanya sekedar kalimat belaka?

Secara pribadi saya memaknai bahwa seharusnya disetiap peringatan Hari Pendidikan menjadi ajang evaluasi bagi para pemerhati pendidikan terlebih bagi para Guru yang mempunyai hubungan dekat dengan siswa untuk lebih memahami dan terus mengembangkan kemampuan agar ilmu yang dibagikan bermanfaat pagi para generasi penerus tidak hanya menjadikan mengajar hanya untuk mengisi waktu namun meyakinkan diri bahwa apa yang diperbuat merupakan benih yang akan tumbuh subur demi memajukan bangsa dan negara menuju Indonesia cerdas tanpa kemiskinan di segala aspek.

Peristiwa-peristiwa yang mencoreng nama baik dan proses pendidikan bangsa saat ini semoga menjadi bahan evaluasi bersama bagi tenaga pendidik dan para pemangku kepentingan untuk lebih tegas, lugas dan tidak setengah hati untuk mencari solusi diberbagai permasalahan yang terjadi akhir-akhir di dunia pendidikan. 

Oknum-oknum tenaga pendidik yang bersikap amoral untuk langsung ditindak tegas dan tidak diberi ampun karena hal tersebut akan berdampak kuat bagi majunya dunia pendidikan, kemampuan guru juga harus terus di evaluasi bukan hanya melalui hitam diatas putih tapi lebih mengarah bagaimana para tenaga pendidik menyalurkan ilmu kepada para peserta didik. 

Akhir kata mari bangkitkan Generasi Emas Indonesia, wahai para tenaga pendidik, jangan anda disebut guru kalau anda takut murid anda lebih maju dari anda kelak, jangan anda disebut guru kalau anda takut murid anda berkarya lebih baik kelak, jangan anda disebut guru jika anda hanya berharap balasan langsung dari murid anda kelak. Namun sebutlah anda Guru jika anda berbuat untuk kebaikan dan kemajuan pendidikan kita demi masa depan bangsa yang lebih cerdas tanpa kemiskinan. 
Comments

Silahkan berikan komentar sesuai topik.
EmoticonEmoticon