Calon Kepala Daerah Boleh Memberi Uang Rp. 50.000 Ke Pemilih - Marlius Telaumbanua

Berisi Tentang Info Edukasi, Nias dan Hasil Karya

Kamis, 23 April 2015

Calon Kepala Daerah Boleh Memberi Uang Rp. 50.000 Ke Pemilih

Awalnya sebagai pembaca, secara pribadi saya terkejut dengan salah satu judul pemberitaan di media online terkemuka di Negeri Indonesia tercinta ini, meski pada pada prakteknya hal tersebut merupakan rahasia umum dimana isu Money Politik tidak jarang mewarnai setiap pemilu saat ini. 

Namun menurut hemat saya, kabar ini tentunya memberikan angin segar buat para pemilih karena pemberian uang dilegalkan, meski menjadi pertanyaan adalah uang tersebut nantinya bersumber dari mana? nah kalau dari calon kepala daerah, saya pribadi saat ini yang sedang menggeluti bidang sosial, saya pikir lebih baik untuk membangun sekolah atau sarana pendidikan lainnya, karena jika dihitung jika misalnya saja calon kepala daerah memberikan uang Rp. 50.000 kepada 30 ribu pemilih disuatu daerah maka totalnya sebesar Rp. 1,5 Milyar, bisa dibayangkan.

Oleh karena itu, untuk lebih jelas berita yang saya maksud silahkan dibaca berita dibawah ini yang saya copy dari JPNN.COM 


JAKARTA – Upaya meminimalkan politik uang ternyata diatasi dengan melegalkan praktik yang jamak berlangsung di setiap pemilihan kepala daerah (pilkada). 

Hasil rapat konsultasi Komisi II DPR bersama dengan Komisi Pemilihan Umum menyepakati pemberian imbalan apa pun kepada pemilih oleh pasangan calon sah asalkan nilainya tidak melebihi Rp 50.000. 

Ketua Komisi II DPR RI Rambe Kamarul Zaman menjelaskan, rapat konsultasi secara maraton untuk membahas peraturan KPU telah menyepakati tata cara teknis terkait dengan kampanye. Salah satunya, dilegalkannya pemberian imbalan tak melebihi Rp 50 ribu. ’’Calon boleh memberikan apa pun kepada pemilih asalkan tidak lebih dari Rp 50 ribu,’’ kata Rambe di sela-sela sidang paripurna DPR Selasa (21/4). 

Menurut Rambe, peraturan itu sudah disepakati bersama dengan tata cara kampanye lainnya. Dia menyatakan, dengan pola semacam itu, panitia pengawas pemilu (panwaslu) dituntut kejeliannya untuk mengawasi mekanisme dan jenis barang yang diberikan oleh calon kepada pemilih. 

Rambe menegaskan bahwa jenis imbalan yang diberikan diserahkan sepenuhnya kepada calon. ’’Pemberiannya dalam bentuk apa pun,’’ ujarnya. (bay/byu/c4)


Sumber Berita: (http://www.jpnn.com/read/2015/04/22/299527/Calon-Kepala-Daerah-Dilegalkan-Beri-Uang-Rp-50-Ribu-ke-Pemilih)


Comments

Silahkan berikan komentar sesuai topik.
EmoticonEmoticon